Suasana kebersamaan terlihat di bawah tenda yang didirikan di halaman Kantor Desa Karya Usaha, Kecamatan Mesuji Makmur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Senin (6/7/2026). Ratusan warga tampak antusias mengikuti kegiatan reses masa sidang VI yang digelar anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan, Aziz Ari Saputra, S.H.
Dalam sambutannya, Aziz menyampaikan bahwa pelaksanaan reses masa sidang VI DPRD Provinsi Sumsel Tahun Anggaran 2026 ini bertujuan menyerap aspirasi masyarakat di Kabupaten OKI, yang berlangsung mulai 3 hingga 10 Juli 2026.
“Reses ini juga menjadi wahana silaturahmi dengan warga Desa Karya Usaha,” ujarnya.
Kepala Desa Karya Usaha, Tardi, menyampaikan harapan besar agar desanya mendapatkan bantuan yang bermanfaat. Menurutnya, pembangunan dan kemajuan desa tidak dapat hanya mengandalkan Dana Desa karena keterbatasan anggaran.
“Apalagi saat ini terjadi efisiensi yang sangat besar terhadap Dana Desa, sehingga berdampak nyata pada pembangunan. Untuk itu, diperlukan komunikasi, kerja sama, kekompakan, dan gotong royong agar pembangunan desa berjalan lebih cepat dan maju,” pungkas Tardi.
Menanggapi hal itu, Aziz Ari Saputra yang akrab disapa Aziz Emjees menjelaskan bahwa kehadirannya dalam reses merupakan salah satu syarat administratif untuk menyalurkan program bantuan dari provinsi.
“Kami hadir bersama bersama kawan kawan dan bapak-ibu sekalian. Saat ini, semua program bantuan dari Provinsi Sumatera Selatan harus melalui kegiatan reses. Jika tidak, bantuan tidak bisa diberikan. Hari ini kami sudah bersilaturahmi. Terima kasih atas kesabaran bapak-ibu yang tetap setia menunggu meskipun cuaca panas dan kami datang terlambat,” ujar politisi muda Fraksi PKB tersebut.
Ia berharap pertemuan itu memberi manfaat dan membuka ruang bagi warga untuk menyampaikan harapan mereka.
Dalam kesempatan itu, warga Desa Karya Usaha menyampaikan sejumlah usulan pembangunan yang dinilai mendesak, antara lain:
1. Penambahan 2 ruang kelas baru (RKB) untuk Madrasah Tsanawiyah (MTs) — karena satu ruang yang ada saat ini sudah tidak memadai untuk menampung siswa. “Kami minta tambahan dua lokal RKB agar tahun ajaran baru bisa direalisasikan,” ujar perwakilan tokoh agama.
2. Sound system bluetooth untuk TK — guru-guru TK mengaku kesulitan dalam kegiatan belajar mengajar tanpa perlengkapan audio yang memadai.
3. Alat olahraga dan stadion mini — pemuda dari Karang Taruna meminta fasilitas olahraga untuk menyalurkan bakat sekaligus mencegah pergaulan negatif.
4. Satu set rebana — ibu-ibu majelis taklim juga menyampaikan kebutuhan alat musik rebana untuk mendukung kegiatan keagamaan.
Aziz Ari Saputra mendengarkan seluruh aspirasi dengan seksama. Ia berkomitmen membawa semua usulan ke dalam pembahasan anggaran 2026 di tingkat provinsi.
“Untuk pembangunan ruang kelas MTs dan sarana olahraga, akan saya masukkan ke dalam pokok-pokok pikiran dewan. Semua usulan sudah kami catat dan akan kami perjuangkan,” janjinya di hadapan warga.
Tak lupa, warga juga menitipkan pesan agar pembangunan infrastruktur jalan sepanjang 8,8 kilometer dari Desa Karya Usaha menuju Desa Pematang Jaya dapat direalisasikan pada tahun ini.
Kegiatan reses yang berlangsung lebih dari tiga jam itu ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antara Aziz Ari Saputra beserta seluruh elemen masyarakat Desa Karya Usaha(DONI PRATAMA)












