Jambi, 15 Juni 2026 – Menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Komisaris Utama PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jambi, Sudirman, menyampaikan pandangan dan arahan strategis yang tidak hanya mengandung pesan moral dan keagamaan, tetapi juga mengulas kesiapan perusahaan dalam menghadapi dinamika bisnis dan risiko yang terus berkembang. Ia menegaskan bahwa momen pergantian tahun ini harus dijadikan titik balik untuk meningkatkan kualitas kinerja, memperkuat akhlak, sekaligus memperketat sistem pengamanan di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Sudirman menjelaskan bahwa sebagai lembaga keuangan milik daerah yang terus berkembang, Bank Jambi kini menghadapi berbagai tantangan baru yang semakin dinamis. Salah satu risiko utama yang menjadi perhatian serius adalah maraknya aksi serangan siber dan kejahatan digital. Seiring dengan pesatnya transformasi layanan perbankan ke sistem berbasis daring dan aplikasi, celah keamanan juga menjadi sasaran utama pelaku kejahatan yang terus mengembangkan cara-cara baru untuk meretas data nasabah, melakukan penipuan transaksi, hingga mencuri aset keuangan.
“Di era teknologi seperti ini, tantangan kita tidak lagi hanya bersaing dalam pelayanan biasa, tetapi juga harus berperang melawan kejahatan yang bergerak di dunia maya. Serangan siber, penipuan daring, dan penyalahgunaan data pribadi menjadi ancaman nyata yang bisa mengganggu kepercayaan publik dan kelangsungan usaha kita jika tidak diantisipasi dengan baik,” tegas Sudirman dalam keterangannya, Senin (15/6).
Selain risiko keamanan digital, ia juga menyebutkan tantangan lain yang harus dihadapi bersama, antara lain persaingan industri keuangan yang semakin ketat, fluktuasi kondisi ekonomi makro, penyesuaian terhadap peraturan perundang-undangan yang terus diperbarui, serta kebutuhan untuk terus berinovasi agar layanan tetap relevan dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, baik di kota maupun daerah terpencil.
Menurut Sudirman, dalam menghadapi semua tantangan tersebut, pondasi terkuat yang harus dimiliki oleh setiap insan Bank Jambi adalah integritas dan akhlak yang luhur. Nilai-nilai yang diajarkan dalam ajaran Islam—seperti jujur, amanah, disiplin, tanggung jawab, dan melayani dengan tulus—menjadi benteng utama sekaligus pedoman kerja yang tidak tergantikan.
“Teknologi bisa diperbarui, sistem bisa diperketat, tetapi semuanya tidak akan berjalan maksimal jika dikelola oleh sumber daya manusia yang tidak memiliki kejujuran dan tanggung jawab. Oleh karena itu, saya minta seluruh jajaran, mulai dari pimpinan hingga staf lapangan, gunakan momen Tahun Baru Islam ini untuk memperbaiki diri, meningkatkan kompetensi, sekaligus menguatkan komitmen menjaga kepercayaan nasabah,” tambahnya.
Komisaris Utama ini juga menjelaskan bahwa pihak Dewan Komisaris dan Manajemen telah mengambil langkah-langkah strategis sebagai bentuk antisipasi. Bank Jambi terus memperkuat infrastruktur sistem keamanan siber, melakukan pembaruan teknologi enkripsi data, serta secara rutin mengadakan pelatihan dan simulasi penanganan insiden keamanan bagi seluruh petugas. Selain itu, dilakukan pula pengawasan internal yang ketat serta penyuluhan kepada nasabah agar lebih waspada terhadap modus penipuan yang berkembang.
“Kami berkomitmen memberikan rasa aman dan nyaman bagi setiap nasabah. Sistem pengamanan kami terus ditingkatkan, namun kami juga mengajak nasabah untuk lebih cermat dan tidak mudah tergoda informasi yang tidak jelas sumbernya,” jelas Sudirman.
Di akhir arahannya, Sudirman berharap semangat perbaikan diri yang dimulai di tahun baru Islam ini dapat menjadi energi positif bagi seluruh elemen perusahaan. Ia yakin dengan dukungan pimpinan yang baik, karyawan yang profesional dan berakhlak mulia, serta sistem pengawasan yang ketat, Bank Jambi mampu melewati berbagai tantangan, terus tumbuh secara sehat, dan semakin berperan besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat Provinsi Jambi.
“Mari jadikan tahun 1448 Hijriah sebagai awal kemajuan yang lebih baik, lebih aman, dan lebih bermanfaat bagi kita semua, masyarakat, dan daerah tercinta ini,” pungkasnya.













