MENDALO – Universitas Jambi (UNJA) menerima kedatangan mahasiswa pertukaran dari tiga perguruan tinggi di Filipina dalam rangka program SEA-Teacher Project. Penyambutan berlangsung pada Kamis (09/04/2026) di Auditorium Lantai 3 Gedung Unifac, sebagai bagian dari komitmen UNJA dalam memperluas jejaring kerja sama internasional di bidang pendidikan.
Para peserta program berasal dari beragam disiplin ilmu kependidikan, mulai dari Science Education, English Education, Elementary Education, hingga Physical Education. Mereka merupakan mahasiswa dari Don Mariano Marcos Memorial State University (DMMMSU), Central Luzon State University (CLSU), serta Saint Louis College of San Fernando, La Union.
SEA-Teacher Project sendiri merupakan program pertukaran mahasiswa calon guru di kawasan Asia Tenggara yang berfokus pada peningkatan kompetensi mengajar berbasis lintas budaya, sekaligus mempererat hubungan antar institusi pendidikan di tingkat internasional.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pimpinan UNJA, di antaranya Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Hubungan Masyarakat, dan Sistem Informasi Prof. Dr. Revis Asra, S.Si., M.Si., Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan dan Kerja Sama (BAKKS) Dr. Guspianto, S.KM., M.KM., Kepala LPPM Prof. Amirul Mukminin, S.Pd., M.Sc. Ed., Ph.D., Sekretaris LPPM Drs. Marzul Hidayat, M.A., Ph.D., Koordinator Pusat Layanan GEAR Dr. Sri Wachyunni, S.S., M.Hum., M.A., serta Ketua Tim Kerja Sama dan Layanan Internasional Herry Jon, S.E.
Dalam sambutannya, Prof. Revis Asra menekankan pentingnya memanfaatkan kesempatan belajar di luar negeri sebagai sarana pengembangan diri secara menyeluruh.
“Keberadaan Anda di sini bukan sekadar menimba ilmu, tetapi juga menjadi momentum untuk berbagi pengalaman, menjalin persahabatan, dan membangun koneksi internasional yang bernilai,” ungkapnya.
Sementara itu, Prof. Amirul Mukminin menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif para mahasiswa dalam kegiatan tersebut, termasuk penampilan budaya yang ditampilkan.
“Saya berharap Anda menikmati seluruh rangkaian kegiatan selama berada di sini. Penampilan budaya yang ditunjukkan tadi sangat menarik dan patut diapresiasi,” ujarnya.
Melalui program ini, UNJA tidak hanya menghadirkan pengalaman akademik dan pertukaran budaya bagi peserta, tetapi juga mempertegas perannya sebagai perguruan tinggi yang konsisten mendorong kolaborasi pendidikan di tingkat regional Asia Tenggara.( Eros)












