Partai Amanat Nasional (PAN) memperingati hari jadinya yang ke-28 pada 23 Agustus 2026. Momentum tersebut diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan oleh kader PAN di berbagai daerah, mulai dari tingkat DPP, DPW hingga DPD.
Di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN OKI menggelar kegiatan sosial dengan memberikan santunan kepada anak yatim piatu dan anak kurang mampu di Kecamatan Teluk Gelam, Ahad (23/8/2026).
Kegiatan yang dikomandoi langsung Sekretaris DPD PAN OKI Budiman tersebut, dipusatkan di Pesantren Termas, Desa Mulyaguna, Kecamatan Teluk Gelam.
Selain bakti sosial, kegiatan tersebut juga diisi dengan silaturahmi antara jajaran pimpinan partai dan relawan PAN yang baru-baru ini dikukuhkan oleh anggota DPR RI, H Iskandar SE.
Dalam sambutannya, Budiman yang mewakili Ketua DPD PAN OKI Junaidi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian PAN terhadap masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan di wilayah OKI.
“Perayaan HUT PAN ini dipusatkan di DPP. Kami DPD PAN se-Indonesia mengikuti melalui zoom dan menambahkan kegiatan khusus di daerah, seperti potong tumpeng dan pemberian santunan kepada 280 anak yatim piatu atau anak kurang mampu,” kata Budiman saat ditemui, Senin (24/8/2026).
Budiman juga menyatakan dukungannya terhadap program ‘Lapor PAN’ yang disampaikan Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan dalam acara tersebut.
“Ketum menyatakan, sebagai wujud nyata tagline ‘PAN Bantu Rakyat’, partai dituntut untuk selalu peka terhadap berbagai permasalahan yang dirasakan rakyat,” ujarnya.
Ia mencontohkan, apabila ada anak yang memiliki prestasi bagus tetapi terkendala biaya untuk melanjutkan pendidikan, baik jenjang SD, SMP, SMA/sederajat maupun perguruan tinggi, masyarakat dapat melaporkannya kepada PAN.
“Insya Allah, kami DPD PAN siap mencarikan solusinya,” tegasnya.
Budiman juga menyampaikan pesan anggota DPR RI H Iskandar SE kepada seluruh kader, simpatisan dan relawan agar senantiasa peka terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di lingkungan sekitar.
“Sebisa mungkin kita harus membantu persoalan yang dialami masyarakat, terutama masyarakat kalangan bawah yang tidak mampu,” tandasnya. (DONI PRATAMA)












