Perkuat Peran Dosen PA, UPA BK UNJA Gelar Workshop Pembimbingan Akademik Suportif

Unit Penunjang Akademik (UPA) Bimbingan Konseling (BK) Universitas Jambi (UNJA) menggelar Workshop Strategi Pembimbingan Akademik (PA) yang Suportif untuk Meningkatkan Kesejahteraan Psikologis dan Keberhasilan Studi Mahasiswa UNJA Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Gedung UNIFAC Lantai 1 Kampus UNJA Mendalo, pada Selasa (09/06/2026).

 

Workshop ini dibuka langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UNJA, Prof. Dr. Hafrida, S.H., M.H. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa esensi dari peran dosen PA kini mulai bergeser seiring dengan perkembangan teknologi, di mana hubungan yang awalnya bersifat personal kini cenderung menjadi administratif.

 

“Ada perubahan yang mendasar. Bukan karena ketidakpedulian kita sebagai dosen PA, tetapi komunikasi kita lebih banyak dilakukan by system. Akhirnya, sentuhan emosional antara dosen PA dan mahasiswa bimbingan menjadi sangat berkurang. Komunikasi kita menjadi sangat berbatas,” ujar Prof. Hafrida.

 

Ia juga mengingatkan para dosen bahwa kesuksesan dan kesejahteraan seorang mahasiswa tidak hanya diukur dari fasilitas materi atau nilai angka semata, melainkan juga dari kondisi mental mereka selama menempuh studi.

 

“Kesejahteraan di bidang materi kalau tidak diimbangi dengan kesejahteraan psikologi, maka hidup kita tidak akan seimbang. Dosen PA tidak cukup dituntut sebagai dosen yang otoriter, tetapi juga diwajibkan berperan menyeimbangkan,” tambahnya.

 

Sementara itu, Kepala UPA BK UNJA, M. Ferdiansyah, M.Pd., Kons., menjelaskan bahwa agenda ini tidak dirancang secara tiba-tiba, melainkan disusun berdasarkan data riil di lapangan yang diperoleh dari hasil screening kondisi mahasiswa serta pengalaman langsung para akademisi.

 

“Kegiatan ini kami dasari dari kegiatan sebelumnya yang kami lakukan kepada mahasiswa. Dari hasil screening-nya, kami mengolah angket dan ternyata kegiatan ini sangat penting. Ditambah pengalaman saya sebagai Ketua Program Studi selama 9 tahun, banyak sekali curhatan mahasiswa. Setelah dianalisis, ternyata banyak miskomunikasi antara dosen dan mahasiswa,” jelas Kepala UPA BK.

Kunjungi : http://www.unja.ac.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *