KKN MBKM UNJA: Mahasiswa Antar Hampir 100 UMKM Menuju Legalitas Usaha

Universitas Jambi (UNJA) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) kembali melaksanakan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Program yang berlangsung selama kurang lebih dua bulan, mulai 23 April hingga Juni 2026, ini melibatkan 66 mahasiswa yang ditempatkan di Kecamatan Maro Sebo Ulu, Kabupaten Batanghari, tersebar di enam desa sebagai lokasi pengabdian.

KKN MBKM menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran di luar kampus yang dirancang untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa melalui pengabdian kepada masyarakat, sekaligus mendorong pemberdayaan desa sesuai kebutuhan dan potensi yang dimiliki masing-masing wilayah.

Selama masa pengabdian, mahasiswa tidak hanya menjalankan program kerja yang telah dirancang sebelumnya, tetapi juga membangun komunikasi dan kolaborasi bersama pemerintah desa serta masyarakat setempat. Setiap kegiatan diawali dengan observasi dan identifikasi kebutuhan masyarakat sebagai dasar penyusunan program agar benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata.

Di antara program pemberdayaan yang dijalankan, mahasiswa memberikan pendampingan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikat halal, serta memanfaatkan teknologi digital seperti Google Maps sebagai media promosi usaha. Selain itu, mahasiswa turut membantu administrasi desa, melakukan pendataan warga, dan terlibat aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Koordinator Pusat Pelayanan KKN Universitas Jambi, Ridhwan, S.Ag., M.E.Sy., menyampaikan bahwa KKN MBKM merupakan ruang belajar bagi mahasiswa untuk memahami kehidupan masyarakat secara langsung.

“KKN MBKM bukan sekadar program pengabdian kepada masyarakat. Program ini menjadi ruang belajar yang mempertemukan mahasiswa dengan berbagai persoalan di lapangan sehingga mereka dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus belajar membangun komunikasi, berkolaborasi, dan mencari solusi bersama masyarakat,” ujarnya.

Kunjungi : http://www.unja.ac.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *