Dosen UNJA Ciptakan SOGY Serum dari Daun Pucuk Merah, Inovasi Nano untuk Anti-Aging dan Perlindungan Kulit

Tanaman pucuk merah yang selama ini dikenal sebagai tanaman penghijauan di pinggir jalan ternyata menyimpan potensi besar sebagai bahan baku kosmetik multifungsi. Potensi tersebut berhasil dikembangkan menjadi produk inovatif bernama SOGY Serum Nanoekstrak Daun Pucuk Merah, hasil perjalanan riset panjang yang dilakukan oleh Dr. apt. Uce Lestari, S.Farm., M.Farm. sejak tahun 2024.

 

Ide penelitian ini berawal dari pengamatan sederhana terhadap banyaknya tanaman pucuk merah di lingkungan sekitar, khususnya yang ditanam di sepanjang jalan sebagai tanaman penghijauan dan penyerap polusi udara. Menurut Dr. Uce Lestari, kemampuan tanaman pucuk merah (Syzygium myrtifolium Walp.) untuk bertahan pada lingkungan yang terpapar polusi kendaraan bermotor memunculkan dugaan bahwa tanaman ini memiliki kandungan antioksidan yang tinggi untuk melindungi dirinya dari paparan radikal bebas.

 

Berangkat dari hipotesis tersebut, penelitian dimulai pada tahun 2024 melalui serangkaian pengujian ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun pucuk merah berwarna hijau memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat dan lebih tinggi dibandingkan daun pucuk merah berwarna merah. Namun demikian, kedua jenis daun tersebut tetap dikategorikan memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat, bahkan mendekati aktivitas antioksidan vitamin C.

 

Penelitian kemudian terus berkembang mengikuti kemajuan ilmu pengetahuan, khususnya pada bidang sistem penghantaran obat dan kosmetik berbasis teknologi nano. Tim peneliti melakukan berbagai tahapan penelitian secara komprehensif, mulai dari standarisasi dan pemurnian ekstrak, identifikasi fraksi aktif, perbandingan aktivitas antioksidan antara ekstrak dan fraksi aktif, formulasi serta karakterisasi nanopartikel, pengembangan sediaan serum, hingga evaluasi efektivitas biologis dan keamanan produk.

 

Penelitian kemudian terus berkembang mengikuti kemajuan ilmu pengetahuan, khususnya pada bidang sistem penghantaran obat dan kosmetik berbasis teknologi nano. Tim peneliti melakukan berbagai tahapan penelitian secara komprehensif, mulai dari standarisasi dan pemurnian ekstrak, identifikasi fraksi aktif, perbandingan aktivitas antioksidan antara ekstrak dan fraksi aktif, formulasi serta karakterisasi nanopartikel, pengembangan sediaan serum, hingga evaluasi efektivitas biologis dan keamanan produk.

Keunggulan lainnya adalah bahan aktif yang berasal dari sumber herbal sehingga memberikan nilai tambah dari aspek keamanan dan keberlanjutan. Dalam berbagai pengujian yang dilakukan, formulasi SOGY Serum Nanoekstrak Daun Pucuk Merah juga menunjukkan tingkat penerimaan pengguna yang lebih baik dibandingkan formulasi serum berbasis nanofraksi etil asetat daun pucuk merah.

 

Menurut Dr. Uce Lestari, pengembangan SOGY Serum merupakan bukti bahwa kekayaan biodiversitas Indonesia memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk inovatif yang bernilai ekonomi tinggi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia berharap hasil riset yang telah dilakukan tidak hanya berhenti sebagai publikasi ilmiah atau dokumen penelitian, tetapi dapat dihilirisasi menjadi produk unggulan nasional yang diproduksi dalam skala pilot maupun industri oleh perusahaan kosmetik di Indonesia.

Kunjungi : http://www.unja.ac.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *