Babinsa Bersama Polri dan Manggala Agni Berjibaku Padamkan Karhutla di Desa Padang Bulan

OKI – Upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan jajaran TNI bersama unsur terkait. Babinsa Koramil 402-03/Sp Padang bersama personel Kepolisian dan Manggala Agni berjibaku memadamkan api yang membakar lahan di Desa Padang Bulan, Kecamatan Jejawi, Kabupaten Ogan Komering Ilir (8 September 2026).

Kebakaran terjadi pada malam hari sehingga proses penanganan dilakukan dengan kondisi penerangan dan medan yang terbatas. Meski demikian, Babinsa bersama personel Kepolisian dan Manggala Agni tetap bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api meluas ke area lainnya.

Dengan menggunakan peralatan pemadaman yang tersedia, petugas bahu-membahu mengendalikan kobaran api hingga akhirnya berhasil dipadamkan.

Untuk luas lahan yang terbakar, hingga saat ini belum dapat dipastikan karena kebakaran terjadi pada malam hari dan kondisi lokasi yang cukup sulit untuk dilakukan pendataan secara maksimal. Petugas akan melakukan pengecekan kembali guna memastikan luasan lahan terdampak.

Danramil 402-03/Sp Padang, Kapten CKE Kurniawan, mengatakan bahwa pihaknya akan terus bersinergi dengan seluruh unsur terkait dalam menghadapi ancaman karhutla, khususnya di wilayah yang rawan terjadi kebakaran.

“Kami bersama Polri dan Manggala Agni akan terus bergerak cepat setiap menerima informasi adanya kebakaran. Kondisi malam hari bukan menjadi penghalang bagi kami untuk melakukan upaya pemadaman dan mencegah api semakin meluas,” ujar Kapten CKE Kurniawan.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, karena api dapat dengan cepat menjalar dan sulit dikendalikan, terlebih saat kondisi cuaca kering,” tegasnya.

Sinergi antara TNI, Polri, Manggala Agni dan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya mencegah serta menanggulangi karhutla. Kecepatan informasi dan respons di lapangan diharapkan mampu meminimalisir dampak kebakaran serta mencegah api meluas ke wilayah lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *