Selayangnews.id, MERANGIN – Ternyata banyak honorer di Kabupaten Merangin belum terima gaji, bahkan belum masuk dalam data yang akan diajukan sebagai PPPK paruh waktu.
Hal itu disampaikan anggota DPRD Merangin, As’ari El Wakas saat pembahasan KUA-PPAS tahun anggaran 2026 bersama OPD, Selasa (12/8/2025).
Apuk, panggilan akrab Politisi Demokrat itu menyebutkan, banyak gaji terhadap tenaga honorer yang diatas 2 (Dua) tahun yang belum dibayarkan pemerintah, sementara anggarannya tersedia.
“Ternyata Itu terkendala regulasi, karena regulasi yang belum ada untuk membayar honor mereka. Ini kami minta segera diselesaikan,” tegas Apuk.
Data tersebut lanjutnya, terdapat di semua OPD Pemkab Merangin, seperti di Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan OPD-OPD lainnya.
“Hari ini, dari pagi kita baru menyelesaikan perhubungan dan perikanan dan saat ini masih berlangsung kesehatan, pendidikan dan BKD (BKPSDMD),” lanjut Apuk.
Untuk memastikan jumlah tenaga honorer tersebut, pihaknya akan mensondingkan data dengan Bidang Kepegawaian (BKPSDMD) Merangin atau BKD. Memastikan bahwa anak-anak Merangin tersebut yang statusnya belum jelas, khusus nya bagi yang pernah ikut CPNS.
“Mereka honor diatas dua tahun, ikut CPNS tapi tidak masuk data, sebagai PPPK paruh waktu. Kita sudah perintahkan OPD untuk mendata itu, kita lihat berapa banyak jumlahnya,” ujarnya.
“Setidaknya kita tahu status mereka sebagai apa, jangan sampai nanti mereka bekerja tidak ada status,” tambahnya lagi. (Supmedi)