Gubernur Jambi Al Haris mendesak Bank Jambi mempercepat proses pemulihan layanan mobile banking (M-Banking) yang hingga kini masih dilakukan secara bertahap pascaserangan siber.(22/07/2026)
Meski mendorong agar layanan digital tersebut segera kembali digunakan nasabah, Al Haris menegaskan bahwa percepatan pemulihan tidak boleh mengorbankan aspek keamanan sistem. Menurutnya, layanan perbankan digital harus benar-benar dipastikan aman sebelum kembali dioperasikan secara penuh.
“Proses pemulihan layanan mobile banking kita minta dipercepat. Namun, keamanan sistem tetap harus menjadi prioritas agar masyarakat merasa nyaman dan tetap percaya menggunakan layanan Bank Jambi,” ujar Al Haris
Ia menilai, kebutuhan masyarakat terhadap layanan transaksi digital terus meningkat. Karena itu, keberadaan mobile banking menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan perbankan yang cepat, mudah, dan efisien.
Al Haris juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi terus memantau perkembangan proses pemulihan layanan Bank Jambi. Ia berharap, proses evaluasi dan penguatan sistem keamanan yang tengah dilakukan dapat menjadi momentum untuk membangun infrastruktur digital perbankan yang lebih tangguh.
“Masyarakat membutuhkan layanan perbankan yang cepat, mudah, dan aman. Saya optimistis Bank Jambi mampu menyelesaikan proses pemulihan ini dan kembali memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh nasabah,” katanya.
Sementara itu, Bank Jambi memastikan layanan operasional pada seluruh kantor cabang dan jaringan ATM telah kembali berjalan normal. Adapun layanan mobile banking masih dalam tahap pemulihan bertahap melalui serangkaian pengujian, evaluasi, serta pemeriksaan keamanan sistem.
Direktur Utama Bank Jambi Khairul Suhairi mengatakan, proses pengaktifan kembali layanan digital dilakukan secara hati-hati. Langkah tersebut ditempuh untuk memastikan seluruh sistem telah memenuhi standar keamanan sebelum kembali digunakan secara luas oleh nasabah.
“Kami terus melakukan berbagai tahapan pemulihan agar layanan mobile banking dapat kembali beroperasi secara optimal dengan tetap mengedepankan aspek keamanan. Sistem keamanan digital juga terus kami perkuat agar kejadian serupa tidak kembali terulang,” ujar Khairul.
Pemulihan layanan M-Banking tersebut menjadi salah satu fokus utama Bank Jambi setelah insiden serangan siber yang berdampak terhadap layanan digital perbankan. Dengan proses pemulihan yang dilakukan secara bertahap dan terukur, Bank Jambi berupaya memastikan kepercayaan nasabah tetap terjaga sekaligus memperkuat sistem keamanan digital ke depan.(*)












