BATURAJA –selayangnews.id- Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) terus memperkuat kepedulian sosial berbasis kolaborasi lintas sektor pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Dipimpin langsung Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah, sebanyak 12 ekor sapi kurban disalurkan ke berbagai desa dan kecamatan guna membantu masyarakat prasejahtera serta memperluas pemerataan bantuan pangan hewani hingga wilayah pelosok.
Program kurban tahun ini tidak hanya berfokus pada seremonial keagamaan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi penguatan jaring pengaman sosial daerah melalui sinergi pemerintah dan sektor industri. Distribusi hewan kurban diarahkan langsung menyentuh masyarakat akar rumput, terutama keluarga kurang mampu, kaum dhuafa, serta anak yatim piatu.
Penyerahan simbolis dilakukan di Kecamatan Muara Jaya, Rabu (27/5/2026), dengan menyerahkan satu ekor sapi berbobot lebih dari 600 kilogram kepada pengurus masjid setempat untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat penerima manfaat.
Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah, S.STP., M.M., M.Pd menegaskan bahwa Iduladha harus dimaknai sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama, terutama di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih membutuhkan perhatian bersama.

“Esensi Iduladha adalah keikhlasan dan kepedulian untuk berbagi. Kami ingin bantuan ini benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan, khususnya warga kurang mampu di desa-desa,” ujar Teddy.
Keberhasilan pengadaan belasan sapi kurban tersebut juga merupakan hasil kolaborasi bersama sejumlah perusahaan dan mitra strategis di Kabupaten OKU. Pemerintah daerah menggandeng berbagai sektor industri, perbankan, hingga perusahaan energi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Sejumlah perusahaan yang turut berkontribusi di antaranya PT Semen Baturaja, Bank Sumsel Babel, Bank BPR, AOC, serta pengelola PLTU Keban Agung dan PLTU Terusan.
Menurut Teddy, sinergi tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di Kabupaten OKU.
Selain memastikan pemerataan distribusi, Pemkab OKU juga menerapkan sistem pembagian daging kurban secara langsung dari rumah ke rumah (door to door) guna menghindari kerumunan dan antrean panjang. Pendataan penerima manfaat dilakukan bersama perangkat desa dan pengurus masjid agar penyaluran tepat sasaran.
Pemerintah daerah turut menekankan pentingnya penerapan standar kebersihan, kesehatan pangan, dan ketentuan syariat Islam selama proses penyembelihan hingga distribusi daging kurban kepada masyarakat.
Melalui program tersebut, Pemkab OKU berharap semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kebersamaan antarwarga terus terjaga serta menjadi kekuatan dalam membangun kesejahteraan masyarakat secara merata di Bumi Sebimbing Sekundang.
(Mirzon Y)













