UNJA Gelar Salat Istisqa, Wujud Ikhtiar Memohon Hujan

Universitas Jambi (UNJA) melaksanakan salat istisqa sebagai bentuk ikhtiar dan permohonan kepada Allah SWT agar diberikan hujan. Pelaksanaan salat berlangsung di Lapangan Upacara Belakang Gedung Rektorat Lama UNJA, Sabtu (5/9/2026).

Kegiatan dihadiri oleh Rektor UNJA, Helmi, beserta jajaran pimpinan UNJA, tenaga pendidik dan kependidikan, serta mahasiswa UNJA.

Sebelum pelaksanaan salat, Rektor UNJA, Helmi, memberikan arahan kepada para jamaah. Dalam arahannya, ia mengajak seluruh sivitas akademika untuk bersama-sama berserah diri kepada Allah SWT dan memanjatkan doa agar kondisi yang sedang dihadapi dapat segera berlalu.

“Kita laksanakan salat ini dan sama-sama kita berserah kepada Allah SWT bahwa ini merupakan kuasa-Nya. Tidak ada yang bisa mengubahnya. Ini adalah bagian dari ujian kita semua. Mudah-mudahan apa yang akan kita lakukan dan doa kita nanti mendapatkan ijabah dari Allah SWT,” ujar Rektor.

Selanjutnya, tata cara pelaksanaan salat istisqa disampaikan oleh Ustaz Sulhi Muhamad Daud Abdul Kadir, Lc., M.H. yang sekaligus bertindak sebagai imam. Penyampaian tersebut dilakukan sebagai panduan bagi para jamaah sebelum melaksanakan salat istisqa secara berjamaah. Dalam pelaksanaannya, salat istisqa turut didampingi oleh Ustaz Syahrizal Pahlevi, S.Pd.I., M.Pd.I. selaku bilal.

Setelah salat dilaksanakan, kegiatan dilanjutkan dengan khutbah yang disampaikan oleh Ustaz Warissudin Sholeh, M.A. Dalam khutbahnya, ia menyampaikan bahwa pelaksanaan salat istisqa bukan hanya sebagai ritual, tetapi juga merupakan salah satu bentuk ikhtiar untuk memohon ampun kepada Allah SWT sekaligus memperbaiki diri.

“Kita melaksanakan salat istisqa pagi ini bukan sekadar ritual dan formalitas belaka, tapi ini adalah wasilah kita memohon ampun kepada Allah atas segala dosa dan kesalahan kita dan kita berjanji untuk memperbaiki kehidupan kita,” tutur Ustaz Warissudin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *