Daerah  

APERSI Jambi Gelar Rakerda 2026: Soroti Kendala Perizinan Hingga Keterbatasan Lahan Perumahan

JAMBI — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Provinsi Jambi menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2026 di Swiss-Belhotel Jambi, Selasa (3/11/2026). Forum strategis ini menyoroti sejumlah tantangan utama pengembang properti lokal, mulai dari persoalan perizinan hingga kian menyempitnya ketersediaan lahan di pusat kota.

 

Ketua DPP APERSI, Deddy Indrasetiawan, mengungkapkan bahwa hambatan administratif dan perizinan pertanahan saat ini tidak hanya berdampak negatif bagi para pengembang, tetapi juga memicu efek domino bagi pekerja bangunan, pemasok material, perbankan, hingga calon pembeli rumah.

 

“Kami berharap pemerintah daerah dapat membantu anggota kami, terutama terkait kemudahan proses perizinan, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), kelancaran serah terima, serta penyediaan akses jalan menuju lokasi perumahan,” ujar Deddy.

 

Ia juga menegaskan agar seluruh anggota APERSI konsisten menjaga kepercayaan konsumen melalui kesesuaian spesifikasi bangunan, ketepatan waktu penyerahan, dan responsivitas terhadap pengaduan pembeli.

 

Menyikapi ketersediaan lahan yang makin terbatas di Kota Jambi, Ketua DPD APERSI Provinsi Jambi, Fadhli, menyatakan bahwa para pengembang kini mulai memindahkan fokus pembangunan hunian ke kawasan pinggiran, termasuk merambah ke Kabupaten Muaro Jambi.

 

“Untuk di Kota Jambi sendiri lahan sudah semakin sempit, jadi pembangunan bergeser ke pinggiran, bahkan sekarang sudah masuk wilayah Muaro Jambi. Selain perolehan tanah, perizinan di lapangan masih menjadi tantangan utama kami,” tutur Fadhli.

 

Kehadiran jajaran pemerintah daerah—termasuk Gubernur Jambi, Wali Kota Jambi Maulana, dan Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno (BBS)—disambut positif oleh APERSI sebagai ruang dialog langsung untuk menyampaikan realita hambatan yang dihadapi pelaku usaha properti di kedua wilayah tersebut.

 

Gubernur Jambi, Al Haris, yang hadir meresmikan pembukaan Rakerda mendorong APERSI untuk memperluas akses hunian yang layak dan terjangkau, khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

 

“Kita berharap masyarakat Jambi semakin banyak yang memiliki rumah. Rumah adalah tempat utama untuk tumbuh dan membangun masa depan keluarga. APERSI harus menjadi mitra strategis pemerintah untuk menghadirkan solusi konkret atas kebutuhan papan masyarakat,” tegas Al Haris.

 

Rakerda DPD APERSI Jambi 2026 ini turut dihadiri jajaran pengurus DPP dan DPD APERSI serta pemangku kepentingan sektor properti se-Provinsi Jambi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *