Wowww….. Seribu Hektare Lebih Tanaman Pertanian Warga di Provinsi Jambi Terendam Banjir

- Penulis

Monday, 30 November 2020 - 22:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selayang.id, JAMBI – Banjir yang merendam sejumlah wilayah di Provinsi Jambi sudah berdampak terhadap lahan pertanian warga.
Dari data Dinas Tanaman Pangan Holtikultura, dan Peternakan Provinsi Jambi per 30 November hari ini, diketahui 1.000 hektare lebih tanaman pangan terendam banjir.
Tanaman pangan tersebut berada di Kota Sungai Penuh, Kabupaten Merangin, Tanjab Barat, Batanghari, Sarolangun dan Kabupaten Bungo.
Komoditas terbanyak yang terkena banjir adalah tanaman padi seluas 1.025 hektare tetapi yang puso baru 8,5 hektare. Untuk jagung terkena 26,5 hektare tetapi yg puso hanya 0,5 hektare.
 

Kacang tanah terkena 9 hektare, puso 0,5 hektar. Ubi kayu terkena 0,8 hektare puso 0,5 hektar, dan bawang merah terkena 1 hektare tetap belum ada puso atau gagal panen.


Tanaman padi yang terendam banjir terbanyak di kabupaten Merangin, mencapai 797 hektare. Namun hingga kini di Merangin belum ada tanaman padi yang dinyatakan gagal panen, sebagian besar tanaman kini masih terendam, namun sudah ada yang mulai surut dan masih bisa dipanen.
Tanaman padi yang dinyatakan puso baru ada di Kota Sungai Penuh kerang lebih sebanyak 8,50 hektare.


Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan Provinsi Jambi Akhmad Maushul mengatakan, tanaman petani yang mengalami gagal panen bisa diberi bantuan berupa bibit maupun ganti rugi jika diasuransikan.
“Bantuan tergantung permohonan petani yang terdampak, bisa diajukan ke pusat,” kata Maushul Senin, (30/11/2020).


Sementara itu, untuk asuransi menrut Maushul sudah disubsidi pemerintah. Para petani tinggal mendaftar dan membayar Rp36 ribu per hektare.
Jika sudah diasuransikan, petani akan mebdapat ganti rugis sebanyak Rp6 Juta perhektare jika terjadi puso atau gagal panen.
Namun ungkap Maushul, hingga sekarang belum ada tanaman padi milik Petani yang dilaporkan sudah didaftarkan asuransi.(Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow WhatsApp Channel selayangnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah Gratis di Tabir. Bupati Minta Sekolah Jangan Membedakan Antara Anak Kaya dengan Anak Kurang Mampu
Terbukti Melanggar, Pangkalan Nakal Diberi Sanksi Pengurangan Kuota. Koperindag Gelar OP Khusus Warga Dusun Bangko
Duduk Bersama. Bupati Merangin dan Forum Kota Bangko Bahas Masalah Lalu-lalang Angkutan Batu Bara yang Meresahkan Masyarakat
Komisi I DPRD Merangin Bahas Permasalahan PPPK. Terkait SK yang Belum Keluar dan Soal Gaji yang Belum Ada Kejelasan
134 Kepala Sekolah di Merangin Masih Dijabat Plt. Ada Peluang PPPK Jadi Kepsek?
Pasar Rakyat Akan Direnovasi, Mulai Dari Jalan Hingga Atap Menggunakan Genteng
Komisi II Minta Agen Turun ke Bawah, Tindak Tegas Pangkalan-pangkalan Nakal
Komisi III DPRD Merangin Panggil PLN Bangko, Bahas Soal Keluhan Masyarakat Terkait Listrik dan Lainnya
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 11 February 2026 - 15:45 WIB

Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah Gratis di Tabir. Bupati Minta Sekolah Jangan Membedakan Antara Anak Kaya dengan Anak Kurang Mampu

Wednesday, 11 February 2026 - 13:22 WIB

Terbukti Melanggar, Pangkalan Nakal Diberi Sanksi Pengurangan Kuota. Koperindag Gelar OP Khusus Warga Dusun Bangko

Tuesday, 10 February 2026 - 22:12 WIB

Duduk Bersama. Bupati Merangin dan Forum Kota Bangko Bahas Masalah Lalu-lalang Angkutan Batu Bara yang Meresahkan Masyarakat

Tuesday, 10 February 2026 - 22:04 WIB

Komisi I DPRD Merangin Bahas Permasalahan PPPK. Terkait SK yang Belum Keluar dan Soal Gaji yang Belum Ada Kejelasan

Tuesday, 10 February 2026 - 16:53 WIB

134 Kepala Sekolah di Merangin Masih Dijabat Plt. Ada Peluang PPPK Jadi Kepsek?

Berita Terbaru

ADVERTORIAL

Tata Kelola Sehat, Fondasi Bank Jambi Menuju Bank Daerah yang Kredibel

Saturday, 14 Feb 2026 - 11:58 WIB