Selayangnews.id ||Jambi|| — Universitas Jambi (UNJA) menorehkan langkah besar dalam transformasi pendidikan kedokteran dengan meluncurkan tiga Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) baru. Kegiatan launching yang berlangsung Rabu pukul 09.00 WIB di Lantai 6 Gedung Kedokteran, Kampus Buluran, Telanaipura, Jambi, berlangsung khidmat dan penuh optimisme.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Jambi Prof. Dr. Helmi, S.H., M.H., Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I, perwakilan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi bidang Sains dan Teknologi (Ditjen Saintek Kemendikti), serta para pejabat instansi terkait dan stakeholder mitra.
Tiga program yang resmi diluncurkan yakni Program Studi Spesialis Bedah, Program Studi Spesialis Anestesi dan Terapi Intensif, serta Program Studi Spesialis Pulmologi dan Kedokteran Respirasi. Kehadiran tiga PPDS ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) kedokteran di Provinsi Jambi sekaligus meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.
Dalam sambutannya, Rektor UNJA menyampaikan apresiasi kepada Sesditjen Kemendikti bidang Sains dan Teknologi serta seluruh stakeholder yang telah memberikan dukungan penuh terhadap terwujudnya program tersebut. Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas dukungan Pemerintah Provinsi Jambi.
“Alhamdulillah, kita didukung penuh oleh Pemprov Jambi. Saya meminta agar koordinasi terus dilakukan ke tingkat kabupaten/kota. Kita membutuhkan dukungan kuat dari seluruh daerah agar program ini berjalan maksimal,” ujar Prof. Helmi.
Sementara itu, perwakilan Ditjen Saintek Kemendikti, Prof. Dr. Setiawan, menyampaikan ucapan selamat kepada Universitas Jambi atas capaian strategis tersebut. Ia menilai peluncuran PPDS ini merupakan prestasi luar biasa yang akan memperkuat kontribusi UNJA dalam mencetak SDM kedokteran berkualitas di Provinsi Jambi.
“Ini menjadi capaian yang luar biasa bagi UNJA dan akan menambah kontribusi signifikan terhadap penguatan SDM kedokteran di Provinsi Jambi,” ungkapnya.
Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I, dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguatan pendidikan spesialis untuk menjawab berbagai tantangan penyakit yang semakin kompleks. Menurutnya, peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di Fakultas Kedokteran UNJA akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
“Kita harus mampu mengatasi berbagai tantangan kasus penyakit yang terus berkembang, sehingga mutu dan kualitas pendidikan, khususnya di Fakultas Kedokteran UNJA, semakin meningkat,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan sejumlah kerja sama strategis dengan tujuh instansi, yakni BPJS Kesehatan Cabang Jambi (MoU dengan Universitas dan MoA dengan FKIK), RSJD Kol. Inf. H. M. Syukur Jambi (Addendum PKS), RSUD H. Abdul Manap Kota Jambi (Addendum PKS), RSUD Nurdin Hamzah Kabupaten Tanjab Timur (PKS Quartipartid), RSUD Kolonel Abundjani Bangko (PKS Quartipartid), serta RSUD H. Hanafie Kabupaten Bungo (PKS Quartipartid).
Rektor UNJA menegaskan bahwa kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting dalam memperkuat implementasi pendidikan klinis dan pelayanan kesehatan di daerah.
“Penandatanganan dengan tujuh instansi ini adalah tonggak kekuatan kita bersama untuk memajukan Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah,” pungkas Prof. Helmi.
Peluncuran tiga PPDS ini menandai komitmen UNJA dalam memperluas akses pendidikan dokter spesialis di daerah serta mendorong kemandirian Provinsi Jambi dalam memenuhi kebutuhan tenaga medis profesional.(Eros)












