Tingkatkan Literasi Anak Bangsa, Disarsipus Lakukan Pendekatan dengan Suku Anak Dalam dan Anak Punk

- Penulis

Thursday, 17 June 2021 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selayang.id, Merangin — Guna meningkatkan literasi anak bangsa dan menumbuhkan minat baca warga Kabupaten Merangin, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarsipus) Merangin lakukan pendekatan dengan warga Suku Anak Dalam (SAD) dan anak jalanan atau anak punk.

Kepala Disarsipus Merangin, Ferdi Ansori mengatakan pembinaan yang dilakukan untuk mengembangkan bakat dan minat sehingga diharapkan mampu meningkatkan perekonomian.

“Bagaiamana buku konvensional bisa bermanfaat ditengah kemajuan teknologi,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, pihaknya juga bekerjasama dengan stakeholder, seperti Kejaksaan Negeri Merangin, Polres Merangin, Dinsos, Desa, Kampus dan Sekolah hingga Pesantren.

Menurut Ferdi, sasaran tersebut untuk menjangkau warga yang selama ini belum tersentuh dengan buku dan tentu menyasar masyarakat minoritas.

“Melalui program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial kita melakukan pembinaan kepada Suku Anak Dalam (SAD),” ujarnya.

Inklusi sosial itu untuk pemanfaatan buku, bukan hanya untuk membaca saja, tetapi untuk menerapkanya dalam kehidupan. Sehingga perpustakaan tidak lagi disebut gudang buku.

Kedepannya dikatakan Ferdi bukan hanya warga SAD saja, melainkan juga menyasar anak jalanan seperti anak punk.

“Kedepannya terkait Inklusi sosial itu juga kita targetkan anak jalanan, seperti anak punk dalam pengembangan bakat mereka,” katanya.

Dia mengharapkan, melalui perpustakaan dapat mengubah kehidupan masyarakat, baik perubahan sikap, ekonomi ke arah yang lebih baik.

Ferdi mengakui, dampak pandemi Covid-19 yang mewabah ke Kabupaten Merangin mengakibatkan jumlah kunjungan ke perpustakaan turun drastis. Saat ini yang mengunjungi perpustakaan dari kalangan akademisi atau perguruan tinggi.

LaluSelain itu, Disarsipus juga akan membina usaha bidang kerajinan tangan, UMKM dan usaha rumahan. Namun yang menjadi kendala yakni terbatasnya anggaran, terlebih adanya refocusing untuk penananganan Covid-19. (sup)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow WhatsApp Channel selayangnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Hanya Sanksi Pelaku, Pelapor Pembuang Sampah Sembarangan Juga Bakal Dapat Hadiah
Pemkab Merangin Akan Terapkan Denda 10 Juta Bagi Pembuang Sampah Sembarangan
LKPD Tahun 2025 Mulai Tahap Pemeriksaan BPK. Terkait Aset, Bupati Merangin Sebut Ada Kelalaian Masa Lalu
STuEB Terbitkan Surat Perintah Rakyat Sumatera untuk Prabowo. Menolak Mati di Zona Tumbal Energi
Dewan Merangin Gelar RDP Terkait Pemberhentian Saliman Sebagai Kades Sungai Kapas
Pastikan Pelayanan Tetap Normal Selama Lebaran. Pelanggan Juga Diminta Bijak Menggunakan Air Saat Musim Kemarau
Polres Merangin Tetapkan Empat Tersangka Korupsi Dana BOS di SMA Negeri 6 Merangin
Pemkab Merangin MoU dengan Bapas Kelas II Bungo Terkait Pidana Kerja Sosial
Berita ini 21 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Monday, 6 April 2026 - 19:16 WIB

Tak Hanya Sanksi Pelaku, Pelapor Pembuang Sampah Sembarangan Juga Bakal Dapat Hadiah

Monday, 6 April 2026 - 18:41 WIB

Pemkab Merangin Akan Terapkan Denda 10 Juta Bagi Pembuang Sampah Sembarangan

Thursday, 2 April 2026 - 22:43 WIB

LKPD Tahun 2025 Mulai Tahap Pemeriksaan BPK. Terkait Aset, Bupati Merangin Sebut Ada Kelalaian Masa Lalu

Tuesday, 17 March 2026 - 12:14 WIB

STuEB Terbitkan Surat Perintah Rakyat Sumatera untuk Prabowo. Menolak Mati di Zona Tumbal Energi

Monday, 16 March 2026 - 22:45 WIB

Dewan Merangin Gelar RDP Terkait Pemberhentian Saliman Sebagai Kades Sungai Kapas

Berita Terbaru