Selayang.id, JAMBI– PT Royal Lestari Utama (RLU), perusahaan karet alam berkelanjutan, menjalin kerja sama dengan Yayasan Inisiatif Dagang Hijau (IDH) untuk melakukan pemberdayaan masyarakat khususnya para petani di sekitar kawasan hutan di Kabupaten Tebo.
Sinergi saling menguntungkan tersebut akan difokuskan pada area kerja dua anak usaha RLU di Jambi, yakni Hutan Tanaman Industri (HTI) PT Lestari Asli Jaya (LAJ) dan HTI PT Wanamukti Wisesa (WW). “Nantinya, PT RLU maupun IDH bersama-sama mengembangkan inklusi sosial melalui Community Partnership Program (CPP) yakni peningkatan pemberdayaan petani karet melalui skema wanatani (agroforestry) di area kelola masyarakat,” ungkap Direktur Corporate Affairs & Sustainability RLU Yasmine Sagita.
Yasmine mengungkapkan, salah satu tujuan kerjasama ini adalah untuk meningkatkan kapasitas sekitar 500 petani sasaran. Kegiatan dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan yang bertumpu pada aspek peningkatan produktivitas tanaman karet masyarakat secara berkelanjutan.
Melalui pendampingan, dukungan teknis dan pelatihan, serta menghubungkan petani dengan pasar. Harapannya dapat memperkuat dampak sosial berupa peningkatan kesejahteraan petani dan perlindungan area (konservasi) di area kerja RLU.
Sebagai informasi, dua kelompok tani yang tergabung dalam program CPP – Kemitraan Kehutanan di PT LAJ dan PT WW telah mendapatkan Surat Keputusan Pengakuan dan Perlindungan Kemitraan Kehutanan dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), yang merupakan SK pertama di kawasan pemegang izin HTI di Provinsi Jambi. Pada tanggal 7 Januari 2021 SK ini diserahkan secara virtual oleh Presiden Jokowi didampingi Menteri KLHK.

Leave a Reply