Pj. Gubernur Minta Tingkatkan Kinerja Rencana Aksi Pencegahan Korupsi

- Penulis

Wednesday, 21 April 2021 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selayang.id, Jambi– Pj. Gubernur Jambi, Dr. Hari Nur Cahya Murni, M. Si meminta kepada jajaran pemerintah Provinsi Jambi dan Kanupaten/Kota se Provinsi Jambi untuk meningkatkan kinerja rencana aksi pencegahan korupsi. Hal ini diutarakannya saat membuka rapat kordinasi pencegahan korupsi untuk pemerintah daerah se-Provinsi Jambi di kantor Gubernur Jambi, Selasa (21/4). 


Hadir di kesempatan tersebut, Sekda Provinsi Jambi, H. Sudirman, SH, MH, para pimpinan OPD lingkup Pemprov Jambj, dan perwakilan pemerintah Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi. Dari pihak KPK RI hadir Didik Agung Widjanarko selaku Direktur Koordinasi Supervisi KPK RI dan  Maruli Tua sebagai Kasatgas I Pencegahan Wilayah 1 KPK RI.  “Saya sangat mengapresiasi upaya pembenahan yang dilakukan oleh KPK untuk mencegah dan memberantas korupsi.

Bersama seluruh pemangku kepentingan, KPK terus membangun sistem pencegahan korupsi, untuk menutup atau mempersempit celah peluang untuk melakukan korupsi, salah satunya dengan Monitoring Centre for Prevention (MCP)/Pusat Pemantauan untuk Pencegahan, dengan 8 (delapan) area intervensi dalam pencegahan korupsi di pemerintah daerah,” ungkapnya. 


Menurutnya, delapan area pencegahan korupsi itu adalah perencanaan dan pengangaran APBD, pengadaan barang dan jasa, perizinan, APIP (Aparatur Pengawas Intern Pemerintah), Manajeman Aparatur Sipil Negara (ASN), Optimalisasi Pajak Daerah, Manajemen Aset Daerah, dan Tata Kelola Dana Desa (khusus di pemerintah kabupaten). 


“Untuk melaksanakan delapan area intervensi dalam pecegahan korupsi, Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi telah menetapkan rencana aksi program pencegahan korupsi terintegrasi, yang berfokus pada delapan area intervensi dalam pencegahan korupsi. Kemudian untuk Provinsi dibentuk 7 (tujuh) Pokja dan untuk kabupaten dibentuk 8 (delapan) Pokja yang tugasnya mengkoordinir tindak lanjut penyelesaian seluruh rekomendasi, yang mengacu pada indikator keberhasilan dan capaian yang telah ditetapkan dalam rencana aksi,” jelasnya.(Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow WhatsApp Channel selayangnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UNJA Lepas Ribuan Lulusan, Tekankan Integritas dan Daya Saing di Dunia Kerja
UNJA Kukuhkan 1.049 Lulusan, Rektor Tekankan Peran Strategis Alumni untuk Bangsa
UNJA dan University of Batangas Perkuat Kerja Sama Akademik Internasional
Faperta UNJA Inisiasi Dialog Multi Pihak, Dorong Pengembangan Geothermal TNKS yang Berkelanjutan
UNJA Gandeng Google Indonesia, Percepat Transformasi Digital Kampus
Pengukuhan Guru Besar Prof. Harizon: Toga, Air Mata, dan Dedikasi yang Abadi
Pasar Rakyat Akan Direnovasi, Mulai Dari Jalan Hingga Atap Menggunakan Genteng
Lanjutan : Sidang Terbuka Pengukuhan Enam Guru Besar UNJA Berlangsung Khidmat dan Penuh Haru
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 14 February 2026 - 17:55 WIB

UNJA Lepas Ribuan Lulusan, Tekankan Integritas dan Daya Saing di Dunia Kerja

Thursday, 12 February 2026 - 07:50 WIB

UNJA Kukuhkan 1.049 Lulusan, Rektor Tekankan Peran Strategis Alumni untuk Bangsa

Wednesday, 11 February 2026 - 19:35 WIB

UNJA dan University of Batangas Perkuat Kerja Sama Akademik Internasional

Wednesday, 11 February 2026 - 16:21 WIB

Faperta UNJA Inisiasi Dialog Multi Pihak, Dorong Pengembangan Geothermal TNKS yang Berkelanjutan

Wednesday, 11 February 2026 - 07:52 WIB

UNJA Gandeng Google Indonesia, Percepat Transformasi Digital Kampus

Berita Terbaru

ADVERTORIAL

Tata Kelola Sehat, Fondasi Bank Jambi Menuju Bank Daerah yang Kredibel

Saturday, 14 Feb 2026 - 11:58 WIB