Pengurangan Dana Transfer Pusat Berdampak Terhadap TPP ASN Merangin. Syukur : Volumenya Dikurangi, Namun Itu Tetap Ado

- Penulis

Sunday, 19 October 2025 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selayangnews.id, MERANGIN – Berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat ke Kabupaten Merangin pada tahun 2026, berdampak dengan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN dilingkup Pemkab Merangin.

Berdasarkan informasi yang didapatkan, pemerintah pusat mengurangi dana transfer ke daerah mencapai angka sekitar Rp 247 Miliar. Tentu hal itu berdampak signifikan terhadap kemampuan keuangan daerah.

Seperti diketahui, berkurangnya APBD Merangin 2026 juga sesuai dengan KUA-PPAS yang disetujui dewan Merangin, yang sebelumnya lebih dari Rp 1,6 Triliun kini turun menjadi sekitar Rp 1,4 Triliun.

Penurunan anggaran ini turut dirasakan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti Dinas Kominfo yang mengalami penyesuaian dari Rp 11 miliar menjadi Rp 6 miliar, begitupun dengan OPD lainnya.

Lalu bagaimana nasib Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN di lingkungan Pemkab Merangin?
Bupati Merangin, M Syukur yang dikonfirmasi terkait TPP bagi ASN Merangin mengatakan, TPP tetap akan dibayarkan, namun disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

“ya, TPP itu kan disesuaikan dengan kemampuan daerah, namun barang (TPP,red) itu tetap ado,” ujar Syukur beberapa waktu lalu.

Terkait skema pembayaran, apakah TPP akan tetap dibayarkan penuh 12 bulan atau dikurangi?. “Volumenya yang dikurangi. Kan kito tidak mengurangi bulannya, tapi kito sesuaikan dengan kemampuan daerah, yang penting gajinya ndak. TPP itu dapat diberikan,” tegasnya.

Dari pernyataan tersebut, besar kemungkinan nominal TPP akan mengalami penurunan meskipun tetap dibayarkan selama 12 bulan. Namun, keputusan final masih menunggu pengesahan APBD 2026.

Selain pada TPP, pengurangan transfer pusat ke daerah tersebut, tentu juga akan berdampak pada program-program untuk mencapai visi misi Merangin Baru 2030. Meskipun begitu, Bupati Merangin tetap optimis program tersebut tetap berjalan. (Supmedi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Pertanyakan Terkait Absensi Tak Dibayar, Relawan SPPG di Masurai Malah Mendapatkan Kekerasan Verbal Hingga Terima SP3
Bedah Buku Babad Alas, Refleksi Kepemimpinan 10 Tahun di Kota Bogor Digelar di UNJA
Wujudkan Generasi Berkarakter Pancasila, Wali Kota Maulana Buka Seleksi Paskibraka Kota Jambi 2026
” Pemkab OKU Tancap Gas Bangun Sekolah Rakyat, Didukung Langsung Mensos “
Danrem 042/Gapu dan Universitas Jambi Perkuat Sinergi, Bangun Ketahanan Nasional dari Dunia Akademik
Aset Rp13,1 Miliar untuk Bank 9 Jambi Masih Menggantung, DPRD Soroti Legalitas dan Kerugian
UNJA Jajaki Kolaborasi Riset dan Investasi Jerman untuk Hilirisasi Kelapa di Tanjab Timur
Di isukan Mau demo, Aktivis Peduli Danau Sipin Mengaku Sempat di Larang Saat Kegiatan Gerakan Indonesia Asri
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 16 April 2026 - 06:03 WIB

Pertanyakan Terkait Absensi Tak Dibayar, Relawan SPPG di Masurai Malah Mendapatkan Kekerasan Verbal Hingga Terima SP3

Wednesday, 15 April 2026 - 16:24 WIB

Bedah Buku Babad Alas, Refleksi Kepemimpinan 10 Tahun di Kota Bogor Digelar di UNJA

Monday, 13 April 2026 - 22:31 WIB

Wujudkan Generasi Berkarakter Pancasila, Wali Kota Maulana Buka Seleksi Paskibraka Kota Jambi 2026

Monday, 13 April 2026 - 21:58 WIB

” Pemkab OKU Tancap Gas Bangun Sekolah Rakyat, Didukung Langsung Mensos “

Monday, 13 April 2026 - 06:16 WIB

Aset Rp13,1 Miliar untuk Bank 9 Jambi Masih Menggantung, DPRD Soroti Legalitas dan Kerugian

Berita Terbaru