Pemuda Akui Dianiaya Anggota Pol PP, Mustari: Tidak Ada Unsur Kekerasan, Kita Siap ke Jalur Hukum

- Penulis

Friday, 11 June 2021 - 21:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selayang.id, KOTA JAMBI – Video amatir yang sempat viral di media sosial Instagram beberapa waktu lalu yang menayangkan pemukulan kepada pemuda oleh salah satu anggota Satpol PP Kota Jambi menuai berbagai komentar dari warganet.

Kejadian tersebut berlokasi di seputaran Tugu Keris Siginjai pada Rabu malam (09/06/2021) lalu.

Selain video amatir pemukulan oleh anggota, terdapat juga video tentang klarifikasi pemuda yang mengaku dirinya sebagai korban penganiayaan tersebut.

Pemuda berinsial FD (21 tahun) yang mengaku dirinya korban saat dikonfirmasi pada Kamis malam (10/06/2021) dirinya mengatakan telah dianiaya dengan cara dipukuli, dibanting dan diancam oleh anggota Satpol PP pada saat itu.

“Pol PP datang nanya masker jadi aku bilang tidak ada masker pak. Saya disuruh pulang, pas mau pulang ditanya lagi ini sampah kamu ya, saya bilang tidak pak sampah saya cuma inilah minuman teh gelas,” ujar pemuda (FD).

Pemuda tersebut juga mengaku bahwa dirinya tidak sedang dalam kondisi mabuk.

“Saya tidak ada mabuk dan sudah di cek mabuk atau tidaknya. Kami juga disiram pakai air bak di sel tahanan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Jambi, Mustari, menegaskan bahwa anggotanya pada saat bertugas sama sekali tidak melakukan tindakan penganiayaan dan kekerasan terhadap pemuda tersebut. Jum’at, (11/06/2021)

“Ada tiga orang yang tidak menggunakan masker, saat diingatkan yang bersangkutan melawan petugas dengan kata-kata yang tidak pantas,” ujar Mustari.

Mustari menjelaskan bahwa pemuda tersebut terindikasi mabuk dan tercium minuman Tuak.

“Sesampainya di Kantor itu dibina dan diberikan masker. Setelah itu mereka membuat pernyataan tidak mengulangi kesalahannya kembali,” ucapnya.

Dirinya mengatakan siap jika kasusnya dibawa ke ranah hukum dan memiliki cukup bukti untuk membuktikan anggotanya tidak melakukan tindakan kekerasan sama sekali.

“Tidak ada unsur kekerasan. Kita siap ke jalur hukum apabila yang dikatakan media itu benar. Kita juga memiliki CCTV dan video rekaman. Karena ketika pulang kondisi mereka sehat,” tegasnya.

Kasatpol PP Mustari menghimbau untuk semua pihak agar lebih bijak lagi dalam menggunakan media sosial.

“Kepada media ataupun media sosial hati-hati dalam menampilkan unsur-unsur yang belum tentu jelas pasti,” himbau Kasatpol PP. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow WhatsApp Channel selayangnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujudkan Generasi Berkarakter Pancasila, Wali Kota Maulana Buka Seleksi Paskibraka Kota Jambi 2026
Wali Kota Jambi dan Aguan Resmikan Pusat Koordinasi Kemanusiaan Yayasan Buddha Tzu Chi
Walikota Jambi Apresiasi Program Sosial RT 17
Walikota Jambi Buka Bersama Jurnalis
Titik Terang Polemik Zona Merah: Pemkot dan DPRD Kota Jambi Sepakati Pembentukan Tim Terpadu
Walikota Maulana Terima Penghargaan Bintang Semangat Rimba Kelas Kedua
Dukung Berkembangnya Majelis Taklim, Pemkot Jambi Akan Bentuk Pengajian Bahagia Diseluruh Kecamatan
DPRD Kota Jambi Terus Perjuangkan Hak Warga Terdampak Zona Merah Pertamina
Berita ini 27 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Monday, 13 April 2026 - 22:31 WIB

Wujudkan Generasi Berkarakter Pancasila, Wali Kota Maulana Buka Seleksi Paskibraka Kota Jambi 2026

Sunday, 8 March 2026 - 19:39 WIB

Wali Kota Jambi dan Aguan Resmikan Pusat Koordinasi Kemanusiaan Yayasan Buddha Tzu Chi

Sunday, 8 March 2026 - 19:22 WIB

Walikota Jambi Apresiasi Program Sosial RT 17

Saturday, 7 March 2026 - 19:27 WIB

Walikota Jambi Buka Bersama Jurnalis

Saturday, 7 March 2026 - 19:24 WIB

Titik Terang Polemik Zona Merah: Pemkot dan DPRD Kota Jambi Sepakati Pembentukan Tim Terpadu

Berita Terbaru