Pemkab Merangin Belum Bisa Pastikan, Apakah Wisata Dibuka atau Tidak Saat Libur Lebaran

- Penulis

Tuesday, 11 May 2021 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selayang.id, Merangin — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin hingga kini belum bisa pastikan apakah akan membuka tempat wisata atau tidak selama libur Lebaran Idul Fitri 1442 H/ 2021 M.

Ketidakpastian itu dikatakan Bupati Merangin, Al Haris. Menurutnya, karena mempertimbangkan perkembangan pandemi Covid-19 yang saat ini sedang serius ditangani pemerintah.

Kata Al Haris, jika di Kabupaten Merangin terjadi peningkatan kasus positif Covid-19, maka Pemkab Merangin akan menutup tempat wisata.

“Kalau di Merangin tingkat kerawanan terhadap virus corona meningkat, maka tempat wisata mungkin tidak saya buka,” ujarnya, Selasa (11/5/2021).

Meski demikian, Al Haris mengakui bahwa masyarakat ditengah Pandemi Covid-19 sangat membutuhkan hiburan untuk melepaskan kejenuhan menghadapi wabah Covid-19 ini.

“Kita juga prihatin kalau masyarakat yang selama ini memang jenuh dengan Corona ini. kita jenuh, capek, lelah, mungkin ada juga yang butuh hiburan,” ungkap Bupati Merangin dua periode ini.

Sehingga lanjut Al Haris, pihaknya akan melihat situasi perkembangan pandemi Covid-19, apakah meningkat atau menurun. Namun dia meminta kepada dinas terkait, seperti Dinas Kesehatan, Rumah Sakit dan Tim Gugus untuk mengevaluasinya.

Terkait adanya tempat wisata milik swasta yang telah mempromosikan tempatnya, Al Haris menegaskan agar hal itu tidak dilakukan. Mereka seharusnya melihat situasi dan akan diumumkan oleh pemerintah, apakah diperbolehkan buka atau tidak.

“Belum bisa (buka tempat wisata), kita masih lihat situasi. Mungkin besok sudah tahu apakah tidak,” ujarnya.

Selain mempertimbangkan untuk membantu perekonomian masyarakat, hiburan masyarakat, juga memberikan lapangan pekerjaan bagi pekerja di tempat wisata tersebut.

“Satu sisi memang kondisi Covid-19 kita sedang meningkat. Pemerintah sedang giat giatnya menekan angkanya agar tidak seperti Malaysia yang lockdown hari ini. Itu masalahnya,” pungkasnya. (sup)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Pertanyakan Terkait Absensi Tak Dibayar, Relawan SPPG di Masurai Malah Mendapatkan Kekerasan Verbal Hingga Terima SP3
Tak Hanya Sanksi Pelaku, Pelapor Pembuang Sampah Sembarangan Juga Bakal Dapat Hadiah
Pemkab Merangin Akan Terapkan Denda 10 Juta Bagi Pembuang Sampah Sembarangan
LKPD Tahun 2025 Mulai Tahap Pemeriksaan BPK. Terkait Aset, Bupati Merangin Sebut Ada Kelalaian Masa Lalu
STuEB Terbitkan Surat Perintah Rakyat Sumatera untuk Prabowo. Menolak Mati di Zona Tumbal Energi
Dewan Merangin Gelar RDP Terkait Pemberhentian Saliman Sebagai Kades Sungai Kapas
Pastikan Pelayanan Tetap Normal Selama Lebaran. Pelanggan Juga Diminta Bijak Menggunakan Air Saat Musim Kemarau
Polres Merangin Tetapkan Empat Tersangka Korupsi Dana BOS di SMA Negeri 6 Merangin
Berita ini 100 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 16 April 2026 - 06:03 WIB

Pertanyakan Terkait Absensi Tak Dibayar, Relawan SPPG di Masurai Malah Mendapatkan Kekerasan Verbal Hingga Terima SP3

Monday, 6 April 2026 - 19:16 WIB

Tak Hanya Sanksi Pelaku, Pelapor Pembuang Sampah Sembarangan Juga Bakal Dapat Hadiah

Monday, 6 April 2026 - 18:41 WIB

Pemkab Merangin Akan Terapkan Denda 10 Juta Bagi Pembuang Sampah Sembarangan

Thursday, 2 April 2026 - 22:43 WIB

LKPD Tahun 2025 Mulai Tahap Pemeriksaan BPK. Terkait Aset, Bupati Merangin Sebut Ada Kelalaian Masa Lalu

Tuesday, 17 March 2026 - 12:14 WIB

STuEB Terbitkan Surat Perintah Rakyat Sumatera untuk Prabowo. Menolak Mati di Zona Tumbal Energi

Berita Terbaru