Pandemi, Banyak Ditemukan Penderita Gangguan Jiwa di kota Jambi

- Penulis

Friday, 5 February 2021 - 17:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selayang.id, KOTA JAMBI– Di masa Pandemi Covid-19 ini, ternyata banyak ditemukan penderita gangguan jiwa di Kota Jambi.
Pengamatan dilokasi, Kamis (04/02/21) di Kantor Dinas Sosial Kota Jambi, ada 4 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang berada diruang isolasi.


Mereka dibina dan diinapkan di ruang isolasi yang berada dilingkungan Kantor Dinas sosial Kota Jambi tersebut.


Sekretaris Dinas Sosial Kota Jambi, Hasya Yanto mengatakan, 4 orang ODGD ini diamankan berdasarkan laporan masyarakat melalui Call center 112. Mereka diamankan dari berbagai wilayah di Kota Jambi, diantaranya di kawasan pasar Kebun Handil, Persijam dan Ancol Kota Jambi.


“Kita amankan di kantor dulu. Karna sebelum kita mengantar ke Rumah Sakit Jiwa Jambi, mereka harus di Rapid Test dulu. Jika hasilnya non reaktif baru kita assessment ke Rumah Sakit Jiwa,”ujar Hasya Yanto, Kamis (04/02/21).


Dijelaskan Hasya, saat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Jambi nanti, ODGJ ini juga akan kembali dinilai atau Assessment oleh pihak RSJ Jambi.


“Di Rumah Sakit Jiwa pun kalau dia tidak lulus assessment, dia dilepas lagi. Dianggap tidak masuk kriteria. Tapi kalau lulus assessment ODGJ ini di masukan ke rumah sakit jiwa, mendapatkan perawatan dan disehatkan kejiwaannya,”jelasnya.


Hasya Yanto menyebutkan, ODGJ ini ada yang memiliki keluarga dan ada juga yang tidak memiliki keluarga alias terlantar.


Selama tahun 2021, lanjut Hasya, Dinas Sosial Kota Jambi telah melakukan pembinaan terhadap 10 orang yang mengalami ganguan jiwa.
Dari 10 kasus tersebut, 6 diantaranya  lulus assessment dan telah dirawat di RSJ) Jambi, sementara 4 ODGJ lainnya  dibina di kantor Dinas Sosial.
Penderita gangguan jiwa di masa Pendemi Covid-19 ini diduga disebabkan oleh faktor prustasi dan kurangnya kasih sayang dari pihak keluarga.


“Mereka perlu kasih sayang, perlu perhatian dari keluarga. Ini kan pada umumnya mereka orang orang kecewa dan prustasi. Kedepan kami harapkan dari masyarakat agar dapat menjaga keluarganya, dan dari kami pemerintah akan giat bekerja untuk meng-nol-kan, agar jangan ada ODGJ lagi,”tandasnya. (*/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow WhatsApp Channel selayangnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Jambi dan Aguan Resmikan Pusat Koordinasi Kemanusiaan Yayasan Buddha Tzu Chi
Walikota Jambi Apresiasi Program Sosial RT 17
Walikota Jambi Buka Bersama Jurnalis
Titik Terang Polemik Zona Merah: Pemkot dan DPRD Kota Jambi Sepakati Pembentukan Tim Terpadu
Walikota Maulana Terima Penghargaan Bintang Semangat Rimba Kelas Kedua
Dukung Berkembangnya Majelis Taklim, Pemkot Jambi Akan Bentuk Pengajian Bahagia Diseluruh Kecamatan
DPRD Kota Jambi Terus Perjuangkan Hak Warga Terdampak Zona Merah Pertamina
IPAL Indogrosir Disorot Aktivis, DPRD Kota Jambi Siapkan RDP Lanjutan
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 8 March 2026 - 19:39 WIB

Wali Kota Jambi dan Aguan Resmikan Pusat Koordinasi Kemanusiaan Yayasan Buddha Tzu Chi

Sunday, 8 March 2026 - 19:22 WIB

Walikota Jambi Apresiasi Program Sosial RT 17

Saturday, 7 March 2026 - 19:27 WIB

Walikota Jambi Buka Bersama Jurnalis

Saturday, 7 March 2026 - 19:24 WIB

Titik Terang Polemik Zona Merah: Pemkot dan DPRD Kota Jambi Sepakati Pembentukan Tim Terpadu

Friday, 6 March 2026 - 19:08 WIB

Walikota Maulana Terima Penghargaan Bintang Semangat Rimba Kelas Kedua

Berita Terbaru

ADVERTORIAL

UNJA Kian Mendunia, Terima Mahasiswa Pertukaran dari Filipina

Friday, 10 Apr 2026 - 06:06 WIB