Kasus Gangguan Listrik di Pulau Sumatera, Seluruh Pejabat PLN UIP3BS Bungkam

- Penulis

Thursday, 6 June 2024 - 06:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta : Black Out yang terjadi akibat gangguan sistem kelistrikan di Sumatera hingga kini masih memicu tanda tanya besar.

Bahkan menurut informasi, pihak berwajib mulai turun tangan dalam menyelidiki penyebab padamnya listrik secara serentak, dengan fokus adanya sabotase atau akibat kelalaian pihak PT PLN (Persero).

Kasus ini semakin memicu tanda tanya besar, karena sejauh ini PLN tak kunjung memberikan keterangan resmi sesuai fakta semestinya.

Terkait hal ini, sejak Rabu siang (5/6/2024) hingga malam, awak media mencoba melakukan konfirmasi kepada sejumlah pejabat PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera (UIP3BS).

Mulai dari General Manager nya Daniel Eliawarhana, Senior Manager Operasi Sistem Hartoyo, Senior Manager Sistem Transmisi II Jamrotin Armansyah, Manager UPT Bengkulu Teguh Dwi Rahmansyah dan Manager UPT Palembang Aris Sofyan Hidayat semuanya coba dikonfirmasi via pesan singkat WhatsApp, namun semuanya bungkam.

Apalagi sampai hari ini, perbaikan gangguan sistem kelistrikan Sumatera belum selesai total. Dengan demikian, pemadaman listrik masih terus terjadi di beberapa lokasi.

Sebelumnya, terkait black out yang terjadi di Pulau Sumatera, Sekjen Forum Masyarakat Pemantau Negara (Formapera) Bambang Syahputra secara tegas mengatakan bahwa pemadaman listrik akibat gangguan sistem kelistrikan Sumatera ini semakin membuktikan bahwa Keberadaan Subholding PLN tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap keandalan kelistrikan di Sumatera.

“Ini terbukiti dengan terjadinya pemadaman di beberapa daerah khususnya Sumatera Utara. Dan ironisnya, sampai hari ini tidak ada penjelasan terkait apa yang sedang terjadi,” kecamnya saat dikonfirmasi di Medan, Selasa malam.

Diungkapkannya juga, bahwa apa yang terjadi ini tidak sepadan dengan pernyataan Direksi PLN yang pernah menyampaikan kalau holdingisasi akan membuat PLN lebih lincah dan expert dalam melaksanakan :

  • penyebab pemadaman.
  • progress pekerjaan.
  • berapa lama estimasi waktu penyelesaian.

“Padahal sebelum terjadinya pengalihan pengelolaan pembangkit kepada anak perusahaan, PLN secara kolaboratif melakukan sosialisasi dan informasi. Atau dengan kata lain, jika terjadi pemadaman seperti saat ini, keresahan terjadi di masyarakat dimana kegelisahan dan minimnya informasi tidak mampu memberikan ketenangan dengan apa yang terjadi dengan kondisi padam,” cetusnya

Untuk itu, pria yang akrab disapa Bembenk ini meminta Direksi PLN yang mengurusi Subholding, bertanggungjawab atas keresahan pelanggan.

“Jangan PLN hanya mampu melakukan tindakan tegas jika terjadi keterlambatan pembayaran tagihan, tapi giliran masyarakat meminta hak nya akan listrik yang andal, PLN tak peduli. Untuk itu kami menyerukan kepada pelanggan untuk meminta kompensasi dan mendesak Direksi PLN membubarkan perusahaan Subholding yang tidak ada manfaatnya. Kembalikan saja seluruh urusan pembangkit kepada PLN,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow WhatsApp Channel selayangnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bedah Buku Babad Alas, Refleksi Kepemimpinan 10 Tahun di Kota Bogor Digelar di UNJA
Wujudkan Generasi Berkarakter Pancasila, Wali Kota Maulana Buka Seleksi Paskibraka Kota Jambi 2026
” Pemkab OKU Tancap Gas Bangun Sekolah Rakyat, Didukung Langsung Mensos “
Danrem 042/Gapu dan Universitas Jambi Perkuat Sinergi, Bangun Ketahanan Nasional dari Dunia Akademik
Aset Rp13,1 Miliar untuk Bank 9 Jambi Masih Menggantung, DPRD Soroti Legalitas dan Kerugian
UNJA Jajaki Kolaborasi Riset dan Investasi Jerman untuk Hilirisasi Kelapa di Tanjab Timur
Di isukan Mau demo, Aktivis Peduli Danau Sipin Mengaku Sempat di Larang Saat Kegiatan Gerakan Indonesia Asri
” Gebrakan OKU: Bupati H.Teddy Meilwansyah Buka Jalan Anak Miskin Jadi Dokter, Tanpa Titipan dan KKN “
Berita ini 25 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Wednesday, 15 April 2026 - 16:24 WIB

Bedah Buku Babad Alas, Refleksi Kepemimpinan 10 Tahun di Kota Bogor Digelar di UNJA

Monday, 13 April 2026 - 22:31 WIB

Wujudkan Generasi Berkarakter Pancasila, Wali Kota Maulana Buka Seleksi Paskibraka Kota Jambi 2026

Monday, 13 April 2026 - 21:58 WIB

” Pemkab OKU Tancap Gas Bangun Sekolah Rakyat, Didukung Langsung Mensos “

Monday, 13 April 2026 - 15:07 WIB

Danrem 042/Gapu dan Universitas Jambi Perkuat Sinergi, Bangun Ketahanan Nasional dari Dunia Akademik

Monday, 13 April 2026 - 06:16 WIB

Aset Rp13,1 Miliar untuk Bank 9 Jambi Masih Menggantung, DPRD Soroti Legalitas dan Kerugian

Berita Terbaru