Dua Warga Merangin Dikabarkan Tertimbun PETI Lubang Jarum

- Penulis

Tuesday, 30 March 2021 - 01:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Selayang.id, Merangin — Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali memakan korban, kali ini dua orang warga Merangin tertimbun dilubang jarum yang berlokasi di Desa Parit Ujung Tanjung Kecamatan Renah Pembarap, Senin (29/3/21).

Masih segar dalam ingatan, Senin (22/3/21) lalu juga terjadi musibah yang sama dengan jumlah korban sebanyak Enam orang, namun dua dari enam korban PETI lubang jarum tersebut meninggal dunia, dan sepekan berlalu PETI kembali memakan korban.

Berdasarkan informasi yang didapat, kejadian tertimbunnya dua warga dilubang jarum itu terjadi sekitar pukul 10.00 Wib. Menurut sumber yang meminta namanya tidak dipublis mengatakan, kemungkinan korban tertimbun lebih dari dua orang.

“Kejadiannya sekitar jam 10.00 WIB pagi tadi saat ini sedang dilakukan evakuasi oleh rekan-rekannya dibantu warga, yang sudah pasti tertimbun itu ada dua orang, namun bisa jadi lebih tapi belum tau keadaannya,” ujar warga.

Sumber juga mengatakan, korban yang tertimbun itu bukan merupakan warganya, diketahui berasal dari Desa Birun dan Sungai Jering Kecamatan Pangkalan Jambu.

“Bukan warga sini, berdasarkan keterangan rekannya berasal dari Desa Birun dan Sungai Jering,” ujarnya lagi.

Sementara itu, Kepala Desa Sungai Jering, Almahdi membenarkan, ada salah satu warganya yang pergi ke Desa Parit Ujung Tanjung untuk melakukan aktivitas PETI.

“Memang benar ada warga kami yang pergi ke sana untuk menambang (PETI,red), saat ini masih menunggu kabar,” terang Kades.

Almahdi mengaku sudah mengirim warganya untuk mengecek langsung ke lokasi kejadian namun belum juga memberikan laporan karena terkendala sinyal di lokasi penambangan.

“Sinyal tidak ada di lokasi penambangan, sudah ada warga yang menyusul ke lokasi tersebut namun belum ada laporan,” terang Kades.

Terpisah, Camat Renah Pembarap, Yose Rizal, tidak membantah adanya korban yang tertimbun PETI tersebut, namun dirinya mengaku belum mendapatkan laporan resmi dari Kepala Desa maupun dari masyarakat.

“Kabarnya iya, namun hingga saat ini saya belum mendapatkan laporan langsung dari Kepala Desanya,” Ungkap Camat.(sup)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow WhatsApp Channel selayangnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Hanya Sanksi Pelaku, Pelapor Pembuang Sampah Sembarangan Juga Bakal Dapat Hadiah
Pemkab Merangin Akan Terapkan Denda 10 Juta Bagi Pembuang Sampah Sembarangan
LKPD Tahun 2025 Mulai Tahap Pemeriksaan BPK. Terkait Aset, Bupati Merangin Sebut Ada Kelalaian Masa Lalu
STuEB Terbitkan Surat Perintah Rakyat Sumatera untuk Prabowo. Menolak Mati di Zona Tumbal Energi
Dewan Merangin Gelar RDP Terkait Pemberhentian Saliman Sebagai Kades Sungai Kapas
Pastikan Pelayanan Tetap Normal Selama Lebaran. Pelanggan Juga Diminta Bijak Menggunakan Air Saat Musim Kemarau
Polres Merangin Tetapkan Empat Tersangka Korupsi Dana BOS di SMA Negeri 6 Merangin
Pemkab Merangin MoU dengan Bapas Kelas II Bungo Terkait Pidana Kerja Sosial
Berita ini 48 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Monday, 6 April 2026 - 19:16 WIB

Tak Hanya Sanksi Pelaku, Pelapor Pembuang Sampah Sembarangan Juga Bakal Dapat Hadiah

Monday, 6 April 2026 - 18:41 WIB

Pemkab Merangin Akan Terapkan Denda 10 Juta Bagi Pembuang Sampah Sembarangan

Thursday, 2 April 2026 - 22:43 WIB

LKPD Tahun 2025 Mulai Tahap Pemeriksaan BPK. Terkait Aset, Bupati Merangin Sebut Ada Kelalaian Masa Lalu

Tuesday, 17 March 2026 - 12:14 WIB

STuEB Terbitkan Surat Perintah Rakyat Sumatera untuk Prabowo. Menolak Mati di Zona Tumbal Energi

Monday, 16 March 2026 - 22:45 WIB

Dewan Merangin Gelar RDP Terkait Pemberhentian Saliman Sebagai Kades Sungai Kapas

Berita Terbaru