Ardy Daud Harap Semua Elemen Siap Hadapi Bencana

- Penulis

Monday, 26 October 2020 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SELAYANG.ID,Kota Jambi – Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Jambi Ir.Restuardy (Ardy) Daud,M.Sc mengharapkan agar seluruh elemen dan stakeholder (pemangku kepentingan) siap siaga menghadapi dan menanggulangi bencana, karena setiap bencana akan menimbulkan kerugian dalam berbagai bidang. Untuk itu, antisipasi sedini mungkin perlu dilakukan.

Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Apel Gabungan Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Menghadapi Bencana Hidrometeorologi (banjir, longsor dan angin puting beliung), Provinsi Jambi Tahun 2020, di lapangan depan Kantor Gubernur Jambi, Senin (26/10/2020). 

Apel diawali dengan pemeriksaan pasukan, peralatan, dan persiapan logistik oleh. Pjs Gubernur Jambi. Ardy Daud menyampaikan, apel kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi dilaksanakan sebagai bentuk keseriusan dan kesiapan Pemerintah Provinsi Jambi dalam menghadapi dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana banjir, longsor dan angin puting beliung, sekaligus sebagai bentuk kepatuhan Pemerintah Provinsi Jambi dalam menyikapi Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor 440/605/SJ tanggal 8 Oktober 2020 perihal antisipasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana dalam situasi pandemi Covid-19. 

”Dalam surat edaran Mendagri tersebut, Pemerintah Daerah segera menyiapkan atau menyiagakan seluruh aparatur daerah dengan mengkoordinasikan dengan TNI, Polri, Basarnas dan instansi vertikal terkait, relawan kebencanaan, serta unsur masyarakat lainnya. Sebagai peningkatan kesiapsiagaan terhadap bencana, kita harus bersinergi dengan kesatuan tugas penanganan Covid-19 di daerah serta menyiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan  dalam rangka siaga banjir, tanah longsor, dan risiko  akibat bencana lainnya, personil  sudah siap siaga,” ungkap Ardy Daud. 

Pada kesempatan tersebut, Ardy Daud mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas kesiapan Kepala Kepolisian Daerah Jambi dan Komandan Korem 042/Garuda Putih Jambi berserta seluruh peserta apel. Ardy Daud mengatakan bahwa momen apel ini untuk meningkatkan koordinasi dan sinergi dalam upaya penggulangan bencana hidrometeorologi yang meliput banjir, longsor dan agin putting beliung pada puncak musim hujan di Provinsi Jambi. 

Paradigma penaggulangan bencana dewasa ini, lanjut Ardy Daud, sudah mulai berubah dari responsif yang menitikberatkan penanganan saat terjadi bencana menjadi preventif, menitikberatkan penanganan sebelum terjadinya bencana. ”Untuk mendukung paradigma tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi dalam kesiapan menghadapi bencana hidrometeorologi telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) gabungan bencana hidrometeorologi yang melibatkan Pemrov Jambi, Kabupaten/Kota, TNI/Polri, dunia usaha, unsur media, dan akademisi,” jelas Ardy Daud. 

Ardy Daud berharap semua stakeholder dapat melaksanakan aksi penguatan kesiapsiagaan dan peringatan dini, seperti melakukan pengecekan atau inspeksi sarana dan prasarana yang diperlukan dalam upaya pengentasan bencana. ”Agar satgas bencana dapat berkerja dengan baik, efektif dan efisien, karena akan fokus pada upaya antisipasi bencana banjir, longsor dan angin puting beliung, dengan harapan apabila bencana terjadi, satgas dengan cepat dan tepat mengatasinya dalam menjaga keselamatan masyarakat,” harap Ardy Daud.

 Ardy Daud menyatakan, dalam penagananan bencana di Provinsi Jambi akan menggunakan sistem komando untuk menetapkan suatu wilayah dalam kondisi status siaga, akan mendirikan pos siaga sebagai bentuk kesiagaan menghadapi bencana mengingat akhir-akhir ini potensi hujan mulai meningkat. “Bulan November, menurut kepala BMKG Provinsi Jambi akan memasuki masa puncak hujan, sangat perlu kita antisipasi, mulai saat ini sudah siap siaga dalam personil dan perlengkapan termasuk logistik harus siap siaga,” tegas Ardy Daud. 

”Kita akan mengajak seluruh elemen masyarakat dan stakeholder baik Kabupaten/Kota, sampai ke desa-desa, untuk berkerja sama dalam penaganan bencana. Kita harus membangun sinergi dengan masyarakat,” pungkas Ardy Daud.(Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow WhatsApp Channel selayangnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UNJA Lepas Ribuan Lulusan, Tekankan Integritas dan Daya Saing di Dunia Kerja
UNJA Kukuhkan 1.049 Lulusan, Rektor Tekankan Peran Strategis Alumni untuk Bangsa
UNJA dan University of Batangas Perkuat Kerja Sama Akademik Internasional
Faperta UNJA Inisiasi Dialog Multi Pihak, Dorong Pengembangan Geothermal TNKS yang Berkelanjutan
UNJA Gandeng Google Indonesia, Percepat Transformasi Digital Kampus
Pengukuhan Guru Besar Prof. Harizon: Toga, Air Mata, dan Dedikasi yang Abadi
Pasar Rakyat Akan Direnovasi, Mulai Dari Jalan Hingga Atap Menggunakan Genteng
Lanjutan : Sidang Terbuka Pengukuhan Enam Guru Besar UNJA Berlangsung Khidmat dan Penuh Haru
Berita ini 27 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Saturday, 14 February 2026 - 17:55 WIB

UNJA Lepas Ribuan Lulusan, Tekankan Integritas dan Daya Saing di Dunia Kerja

Thursday, 12 February 2026 - 07:50 WIB

UNJA Kukuhkan 1.049 Lulusan, Rektor Tekankan Peran Strategis Alumni untuk Bangsa

Wednesday, 11 February 2026 - 19:35 WIB

UNJA dan University of Batangas Perkuat Kerja Sama Akademik Internasional

Wednesday, 11 February 2026 - 16:21 WIB

Faperta UNJA Inisiasi Dialog Multi Pihak, Dorong Pengembangan Geothermal TNKS yang Berkelanjutan

Wednesday, 11 February 2026 - 07:52 WIB

UNJA Gandeng Google Indonesia, Percepat Transformasi Digital Kampus

Berita Terbaru

ADVERTORIAL

Tata Kelola Sehat, Fondasi Bank Jambi Menuju Bank Daerah yang Kredibel

Saturday, 14 Feb 2026 - 11:58 WIB