UNJA  

UNJA Kukuhkan Tiga Guru Besar, Perkuat Inovasi Pendidikan, Hukum, dan Farmasi Berkelanjutan

Universitas Jambi (UNJA) mengukuhkan tiga guru besar dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Hukum (FH), serta Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) dalam Rapat Terbuka Senat yang berlangsung di Lantai 1 Gedung Unifac, Kampus UNJA Mendalo, Senin (12/10/2026).

 

Pengukuhan ini menjadi pencapaian akademik sekaligus memperkuat kontribusi UNJA dalam mengembangkan ilmu pengetahuan melalui berbagai bidang kepakaran, mulai dari teknologi pendidikan, hukum pendidikan, hingga pengembangan bahan alam untuk inovasi farmasi.

 

Kegiatan tersebut dihadiri Rektor UNJA, Helmi., Ketua Senat UNJA, Prof. Dr. H. Syamsurijal Tan, S.E., M.A., para wakil rektor, direktur dan wakil direktur program pascasarjana, dekan dan wakil dekan dilingkungan UNJA, sivitas akademika, Ketua Dharma Wanita Persatuan UNJA. Turut hadir Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Dr. H. Sudirman, S.H., M.H., perwakilan pemerintah daerah, anggota DPR RI, perwakilan Sekretariat Jenderal DPR RI, pimpinan perguruan tinggi mitra, serta tamu undangan.

 

Tiga dosen yang dikukuhkan sebagai guru besar tersebut adalah Prof. Akhmad Habibi, S.Pd.I., M.Pd., Ph.D., dari FKIP, Prof. Dr. Hartati, S.H., M.H., dari Fakultas Hukum, serta Prof. Dr. Drs. Syamsurizal, M.Si., dari FKIK.

 

Dalam sambutannya, Rektor UNJA, Helmi., menyampaikan apresiasi atas pencapaian ketiga guru besar. Ia menekankan bahwa pengukuhan profesor harus menjadi landasan untuk terus mengembangkan kepakaran dan memberikan kontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan. Rektor turut menyoroti perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI) yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pekerjaan akademik.

 

“Jadikanlah artificial intelligence itu sebagai mitra kerja, mitra beranalisis, mitra kita dalam membuat jurnal internasional,” ujar Rektor.

 

Ia berharap para guru besar dapat memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijak sebagai pendukung kegiatan akademik, tanpa mengesampingkan tanggung jawab dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas.

Sementara itu, Prof. Dr. H. Syamsurijal Tan, S.E., M.A. selaku Ketua Senat UNJA mengingatkan para guru besar agar terus menjaga semangat dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam mengajar, meneliti, dan mengabdi kepada masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya menjadi dosen yang kreatif dan mampu menyampaikan materi yang sulit dengan cara yang lebih mudah dipahami mahasiswa.

Kunjungi : http://www.unja.ac.id

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *