Pro Jambi Cerdas untuk 465 Siswa di Merangin, Bank Jambi Dukung Penyaluran melalui Tabungan SimPel

MERANGIN – Pemerintah Provinsi Jambi kembali memperkuat dukungan terhadap akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan. Sebanyak 465 siswa SMA, SMK, dan SLB di Kabupaten Merangin menerima bantuan pendidikan melalui program Pro Jambi Cerdas.

 

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jambi Al Haris dalam kegiatan yang berlangsung di SMAN 8 Kabupaten Merangin, Kamis (8/10/2026). Penyerahan bantuan turut dihadiri Bupati Merangin M. Syukur, Wakil Bupati Merangin A. Khafid, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi M. Umar MY, serta jajaran Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten Merangin.

 

Program Pro Jambi Cerdas mencakup berbagai bentuk dukungan pendidikan, mulai dari perlengkapan sekolah dan alat bantu belajar hingga bantuan biaya SPP bagi siswa yang memenuhi kriteria. Dari total 465 penerima bantuan, tercatat 289 siswa SMA, 151 siswa SMK, dan 25 siswa SLB.

 

Dalam pelaksanaannya, Bank Jambi turut mengambil bagian dalam mendukung penyaluran bantuan melalui rekening Simpanan Pelajar (SimPel) Bank Jambi yang diberikan oleh para penerima. Tabungan SimPel merupakan produk tabungan yang diperuntukkan bagi pelajar, mulai dari jenjang PAUD/TK, SD, SMP hingga SMA atau sederajat. Rekening tersebut diterbitkan atas nama peserta didik dengan menggunakan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan Kartu Keluarga.

 

Selain memudahkan penyaluran bantuan, rekening SimPel juga menjadi sarana untuk memperkenalkan budaya menabung dan layanan perbankan kepada generasi pelajar sejak dini. Penerima Tabungan SimPel Bank Jambi dipermudah dalam menabung — setoran awal pada produk konvensional dimulai dari Rp5.000, sedangkan produk syariah mulai dari Rp1.000. Setoran berikutnya minimal Rp1.000 dan tidak dikenakan biaya administrasi bulanan.

 

Ada Bantuan SPP bagi Siswa Sekolah Swasta

 

Tidak hanya berupa perlengkapan sekolah, Pro Jambi Cerdas juga memberikan dukungan terhadap biaya pendidikan bagi siswa yang bersekolah di sekolah swasta. Bantuan biaya SPP tersebut diperuntukkan bagi siswa yang memenuhi ketentuan, termasuk terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Di Kabupaten Merangin, sekitar 30 siswa tercatat menerima bantuan biaya SPP melalui program tersebut.

 

Gubernur Jambi Al Haris mengatakan, penyaluran bantuan dilakukan agar para siswa dapat segera memanfaatkan perlengkapan pendidikan yang telah disiapkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jambi.

 

“Penyaluran bantuan dilakukan agar siswa dapat segera memanfaatkan perlengkapan sekolah yang telah disiapkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jambi,” kata Al Haris.

 

Menurutnya, program Pro Jambi Cerdas merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan kondisi ekonomi keluarga tidak menjadi penghalang bagi anak-anak Jambi dalam mendapatkan pendidikan yang layak.

 

Al Haris Kenang Masa Kecil

 

Dalam kesempatan tersebut, Al Haris juga menceritakan pengalaman masa kecilnya ketika dirinya harus meminjam pakaian untuk bersekolah karena keterbatasan ekonomi. Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan dirinya terus mendorong penguatan dukungan pendidikan bagi siswa yang membutuhkan.

 

“Cukuplah kami yang menderita dulu. Sekolah dengan segala keterbatasan. Jangan sampai anak-anak merasakan itu semua,” ujarnya.

 

Al Haris juga berpesan kepada para penerima bantuan agar tidak merasa rendah diri hanya karena keterbatasan ekonomi keluarga. Ia meminta para siswa menjadikan kesempatan memperoleh bantuan tersebut sebagai motivasi untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, dan mengejar prestasi.

 

“Kalau bisa prestasinya lebih dari kami yang dulu-dulu. Kalau kami bisa bangkit seperti ini, anak-anak juga harus bisa lebih hebat lagi,” katanya.

 

Bantuan Pro Jambi Cerdas tersebut diharapkan tidak hanya meringankan beban keluarga, tetapi juga memberikan ruang yang lebih besar bagi para siswa untuk berkonsentrasi pada pendidikan dan meraih cita-cita. Melalui sinergi pemerintah provinsi, kabupaten/kota dan dukungan Bank Jambi dalam penyaluran bantuan melalui rekening SimPel, program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan sekaligus membangun kebiasaan menabung di kalangan pelajar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *