PEDAMARAN, OKI — Ketua DPC PKB Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), H.M. Dja’far Shodiq, menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) Marga Danau Pedamaran ke-262 yang digelar di Balai Desa Pedamaran 3, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten OKI, Sabtu, 27 September 2026.
Kehadiran H.M. Dja’far Shodiq dalam momentum tersebut menjadi bagian dari silaturahmi bersama masyarakat sekaligus bentuk penghormatan terhadap perjalanan panjang sejarah Marga Danau Pedamaran yang telah menjadi bagian penting dari kehidupan sosial dan budaya masyarakat setempat.
Peringatan Harlah ke-262 ini tidak hanya menjadi momentum mengenang sejarah, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan, menjaga nilai-nilai adat, serta membangun kepedulian bersama terhadap masa depan masyarakat Pedamaran.
H.M. Dja’far Shodiq menilai keberadaan adat, sejarah dan budaya lokal merupakan kekuatan sosial yang perlu terus dirawat. Menurutnya, pembangunan daerah tidak cukup hanya berbicara mengenai infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga harus berjalan seiring dengan penguatan kebersamaan masyarakat.
“Sejarah dan budaya adalah identitas masyarakat yang harus kita jaga bersama. Momentum Harlah Marga Danau Pedamaran ke-262 ini hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperkuat persaudaraan dan kebersamaan,” demikian kutipan yang dapat digunakan dalam naskah publikasi.
Ia menambahkan, semangat kebersamaan masyarakat merupakan modal penting dalam mendorong kemajuan daerah. Perbedaan latar belakang maupun pilihan politik, menurutnya, tidak seharusnya menjadi penghalang untuk membangun persatuan dan bekerja bersama demi kepentingan masyarakat.
“Dalam kehidupan bermasyarakat dan berpolitik, perbedaan adalah sesuatu yang biasa. Yang terpenting adalah bagaimana kita tetap menjaga silaturahmi, menghormati satu sama lain, dan menempatkan kepentingan masyarakat sebagai bagian utama dari perjuangan bersama,” ujarnya.
Sebagai Ketua DPC PKB OKI, H.M. Dja’far Shodiq juga menegaskan pentingnya membangun komunikasi yang dekat dengan masyarakat. Menurutnya, aspirasi masyarakat harus menjadi perhatian dalam setiap proses pembangunan dan pengambilan kebijakan di daerah.
Peringatan Harlah Marga Danau Pedamaran ke-262 tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Momentum ini sekaligus menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memperkuat hubungan antargenerasi dan memastikan nilai-nilai sejarah serta kearifan lokal tetap dikenal oleh generasi muda.
H.M. Dja’far Shodiq berharap semangat yang lahir dari peringatan Harlah tersebut dapat terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari kita rawat sejarah, kita jaga budaya, dan kita kuatkan persaudaraan. Dengan kebersamaan, masyarakat akan semakin kuat dan daerah akan semakin maju,” demikian pesan yang dapat menjadi penutup pemberitaan.(DONI PRATAMA)












